Merangkum Buku TKA
A. Teks Laporan Hasil Observasi (LHO)
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), observasi adalah peninjauan cermat Peninjauan tersebut dapat berupa pengamatan terhadap objek, fenomena atau kegiatan tujuan untuk memahami atau memperoleh informasi Suharsimi Ankunto (2013) menyatakan teknik observasi merupakan kegiatan pengamatan yang melibatkan pemusatan perhatian suatu objek dengan menggunakan seluruh alat indra, seperti penglihatan, penciuman penden peraba, dan pengecap Sementara itu, Sugiyono (2022) mengemukakan bahwa observa teknik pengumpulan data dengan mengamati objek yang diteliti secara langsung yang men kegiatan penelitian dan pengamatan secara langsung terhadap kegiatan serta keadaan pada objek penelitian
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teks laporan hasil observasi merupakan tulisan sa memaparkan hasil pengamatan, berisi informasi berupa fakta yang diperoleh melalui penga serta disajikan secara objektif tanpa memuat opini penulis
1. Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi Cincin teks laporan hasil observasi adalah sebagai berikut
a Bersifat objektif dan universal Objektif artinya teks laporan hasil observasi harus disajikan sesuai dengan keadaan objek yang sebenarnya tanpa dipengaruhi pandangan atau pendapat pribadi penulis. Sementara itu, universal artinya teks laporan hasil observasi tidak memihak kepada pihak tertentu, bersifat umum atau generat dapat dipahami oleh semua orang, dan tidak merugikan orang lain
b Objek observasi tunggal Objek yang diamati merupakan satu objek tunggal, meskipun hasil pelaporannya dapat disusun secara umum atau bersifat universal
c. Bersifat faktual Teks laporan hasil observasi ditulis berdasarkan fakta yang diperoleh selama proses pengamatan di lapangan.Data yang disampaikan harus akurat dan dimanipulasi
d. Berkesinambungan Setiap bagian laporan harus saling berkaitan dan mendukung keseluruhan isi teks secara runtut dan
e. Ditulis secara lengkap, detail, dan menyelur Teks laporan hasil observasi disusun secara lengkap dan detail sesuai dengan strunu dan kaidah kebahasaan teks laporan hasil ob
Terkini atau relevan Isi teks laporan observasi ditulis berdasarkan penelitian ing mengangkat isu atau kasus terkons, tertun atau masih relevan dengan kondisi saat in
Bukan opini pribadi Laporan oboema disusun berdasarkan hasil pengamatan bukan berdasarkan opini atau pendapat prad penulis sehingga objek yang diobserve atau diamati harus jelas, valid, dan dipertanggungjawabkanFungsi Teks Laporan Hasil Observasi
teks laporan hasil observasi memiliki beberapa ang penting, antara lain sebagai berikut
Sebagai dokumentasi hasil kegiatan pengamatan
Sebagai laporan kegiatan pengamatan
untuk mengetahui perkembangan suatu peratiwa
Sebagai upaya dalam menyelesaikan suatu persoalan yang andang terjadi
Sebagai alat kontrol dan evaluasi terhadap suatu fenomena
Sebagai dasar pengambilan keputusan yang efektif dan tepat sasaran
Sebagai sumber ilmu pengetahuan dan bahan untuk penelitian selanjutnya.
Sebagai dasar penyusunan kebijakan, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah
3. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
Teks laporan hasil observasi umumnya disusun dengan struktur berikut.
Pernyataan umum atau klasifikasi Pernyataan
umum merupakan bagian pembuka yang berisi informasi umum mengenai hal yang akan disampaikan Bagian ini menguraikan objek yang akan dikaji serta menjelaskan secara garis besar tentang objek tersebut termasuk klasifikasi dan informasi pendukung lain yang relevan
b. Deskripsi bagian Deskripsi bagian berisi penjelasan tentang hal-hal yang lebih khusus atau spesifik mengenai objek yang diamati. Penjelasan dapat mencakup ciri-cin, karakteristik, struktur, atau bagian-bagian objek secara terperinci
Deskripsi manfaat. Bagian ini menguraikan fungsi dan manfaat dari setiap objek yang diamati dalam kehidupan sehan-hari
d Kesimpulan Bagian kesimpulan berisi ringkasan hasil observasi yang mencakup temuan penting dan kesimpulan yang dapat dirumuskan dari hasil pengamatan
4. Ciri Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi
Teks taporan hasil observasi memiliki cin
kebahasaan yang khas, antara lain sebagai berikut a Menggunakan tata bahasa baku karena bersifat ilmiah dan informati
b Menggunakan kata benda atau peristiwa umum sebagai ohjek utama pemaparan
c. Menggunakan frasa nomina yang dikuti oleh penjenis dan pendeskripsi
d. Menggunakan verba relasional, seperti alah merupakan adalah, yetu, digolongkan termasuk, meliputi terdiri atas, disebut dan sebagainya (digunakan untuk merryatakan definisi suatu istilah teknis atau istilah yang digunakan secara khusus pada bidang tertentu)
e. Menggunakan verba aktif alam untuk menjelaskan perilaku, seperti bertelur, membuat hidup, makan, tidur dan sebagainya f Menggunakan kata penghubung untuk menunjukkan hubungan antarkalimat atau antarparagraf, seperti tambahan (dor, serta). perbedaan (berbeda dengan), persamaan (sebagaimana, seperti halnya, demikian halnya, hal demikian, sebagal, hal yang sama) pertentangan (sedangkan, tetapi, namun, melainkan, sementara itu, padahal, serta pilihan (atau)
Menggunakan kalimat simpleks dan kompleks sesuai kebutuhan informasi
h. Menggunakan kalimat definisi dan deskripsi untuk menjelaskan objek secara jelas dan mendalam
Menggunakan istilah keilmuan atau kata-kata teknis yang sesuai dengan bidang pengamatan. J. Menggunakan kata sifat untuk memperjelas, mengubah, atau memperkuat makna kata benda yang diikutinya agar menjadi lebih spesifik
5. Langkah-Langkah Menulis Teks Laporan Hasil Observasi
Langkah-langkah menulis teks laporan hasil observasi adalah sebagai berikutTentukan tema atau itu yang akan diobservasi dan dijadikan topik penulisan
b Pumuskan tujuan observasi secara jelas
Lakukan proses observasi dengan teliti dan hati-hati agar data yang diperoleh akurat
Catat data penting dari objek selama proses observasi
Tentukan kriteria atau aspek yang akan dijelaskan dalam laporan
Batasi hal-hal yang harus dilaporkari agar tidak menyimpang dari tujuan yang telah ditentukan sejak awal
Deskripsikan unsur-unsur sesuai dengan aspek yang diamati, dimulai dan pernyataan umum yang mendefinisikan objek
Lengkapi teks laporan hasil observasi dengan data atau gambar yang dapat menunjukkan obyek secara faktual
Susun kesimpulan berdasarkan hasif pengamatan dan temuan selama proses observasi
Contoh Soal dan Pembahasan
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1 dan 2.
Wayang
wayang adalah seni pertunjukan yang telah dtetapkan sebagai warisan budaya asli indonesia UNESCO, badan PBB yang bertanggung jawab atas kebudayaan, menetapkan wayang pada 7 November 2003 sebagar boneka tradisional yang terkenal dan Indonesia Wayang adalah mahakarya tradisi kesan manusia yang tak tergantikan (1)
Walisongo, selaku penyebar agama Islam di Jawa, membagi wayang menjadi tiga jenis, yalu wayang kulit di Jawa Timut, wayang orang di Jawa Tengah, dart wayang golek di Jawa Barat. Pembagian ini disesuaikan dengan bahan pembuat bonekanya Wayang kulit terbuat dari kulit hewan temak, seperti kulit kerbau sapi dan kambing Wayang orang merupakan pertunjukan yang diperankan langsung oleh manusia Sementara itu, wayang golek adalah pertunjukan wayang yang terbuat dari kayu. Selain itu seniman juga mengembangkan wayang menggunakan bahan lan seperti wayang suket dan motekar agar budaya wayang terus didukung dan dicintai masyarakat (2)
Serta beruhenduongnes yang diarters secara Manus
Wheyang orang sh Wayang andangkan suku Je in sangat beragam in acara seremoniat Meti Jenix wayang tanoy's atti menggunakan boneka kayu Wayang Sunda Ada lag wayang Ma seperti wayang kulit. Akan t adalah cerita Pare den Damaru terbuat dari kayu adalah wong po
Perkembangan terkini dalam dun menciptakan kreas bara seperti wa yaitu boneka yang terbuat dar menyerupai wayang kulk Way biasanya dijadikan sebagaimana untuk memperkenalkan cerita wayang anak-anak desa Adapun rerti yang sannya adalah boneka motekar atau boneka berwarna Wayang merekar mode kulit Jika wayang kullit hanya memp hitam boneka motekar justru mang Teknologi terbaru yang memungkinkan ditampilkan dalam berbagai warna, Boneka menggunakan bahan plastik berwarna pencahayaan teater yang canggih, dan peng layar khusus (6)
Semua jenis wayang tersebut me bentuk ekspresi budaya yang memilik ber fungsi dalam kehidupan, antara lain sebag pendidikan, media, informasi, dan media Wayang berfungsi sebagai media pendidikan Kar sinya banyak memberikan pelajaran hidup kepada masyarakat. Pada zaman modem, wayang juga seg digunakan sebagai media informasi Hati dalam pagelaran wayang yang memberika informasi tentang program-program pentanganes seperti Keluarga Berencana (KB) dan p umum. Meskipun keberadaannya kini mula wayang tetap menjadi salah satu bentuk med hiburan tradisional yang dihargaiA
Objektif C
Pemahaman Inferensial
Teks Deskripsi
Teks deskripsi adalah teks yang bertujuan melukiskan suatu objek, tempat, oram secara terperinci, agar pembaca dapat membayangkan dan merasakan apa yang da deskripsi bertujuan menggambarkan objek secara jelas dan mendetail sehingga seol dapat melihat serta merasakannya langsung
1. Ciri-Ciri Teks Deskripsi
a Menggambarkan suatu benda, tempat, atau suasana.
Menggunakan kalimat yang melibatkan pancaindra
Menjelaskan ciri-ciri objek, seperti bentuk, warna, ukuran, dan keadaan objek secara detail
d. Membuat pembaca seolah-olah dapat merasakan langsung apa yang sedang dibahas dalam teks deskripsi.
2. Struktur Teks Deskripsi
a Identifikasi (pernyataan umum): Bagian pembuka yang memperkenalkan objek atau topik yang akan dideskripsikan.
b. Deskripsi bagian: Bagian yang memuat rincian atau karakteristik objek secara lengkap dan mendalam.
C Kesimpulan atau penutup: Bagian yang menyampaikan kesan atau simpulan penulis terhadap objek yang dideskripsikan.
3. Jenis-Jenis Teks Deskripsi
a. Deskripsi subjektif. Menggambarkan objek berdasarkan perasaan, pendapat, atau pandangan pribadi penulis
b. Deskripsi objektif: Menggambarkan objek berdasarkan fakta tanpa mencampurkan pendapat atau opini pribadi.
c. Deskripsi spasial: Menggambarkan tempat atau lokasi berdasarkan hasil pengamatan secara langsung. Sudut pandang (point of view) adalah cara pengarang menyampaikan cerita, misalnya sudut pandang orang pertama, orang kedua, atau orang ketiga
menggunakan bahasa dalam menyampaikan Gaya bahasa adalah cara pengarang cerita, termasuk penggunaan majas dan diksi
k. Amanat adalah pesan moral atau nilai-nilai yang ingin disampaikan pengarang melalui cerita.
2. Unsur Ekstrinsik
Unsur ekstrinsik adalah elemen-elemen yang memengaruhi karya fiksi dari luar. Berikut adalah unsur-unsur ekstrinsik yang sering dianalisis.
a.latar belakang pengarang
Latar belakang pengarang adalah informasi mengenai kehidupan, pengalaman, dan pandangan pengarang yang dapat memengaruhi karyanya.
b. Kondisi sosial budaya adalah keadaan masyarakat dan budaya pada saat karya tersebut ditulis yang dapat memengaruhi tema dan karakter dalam cerita.
c. Nilai-nilai sosial adalah norma atau nilai yang berlaku dalam masyarakat dan tercermin dalam karya fiksi.
d. Situasi politik dan ekonomi adalah keadaan politik dan ekonomi yang dapat memengaruhi tema serta konflik dalam cerita.
Resensi memiliki struktur sebagai berikut.
Identitas karya adalah bagian yang memuat informasi mengenai judul, pengarang, penerbit, jumlah halaman, dan ukuran buku.
Orientasi adalah gambaran umum mengenai buku yang akan diresensi.
Sinopsis adalah ringkasan isi cerita dalam buku tersebut.
Ialah adalah uraian mengenai unsur intrinsik dan ekstrinsik cerita, serta kelebihan dan kekurangan karya. Rekomendasi adalah simpulan atauk omentar mengenai kelayakan buku untuk dibaca.
Komentar
Posting Komentar